Take On Page Berita Olahraga

Take On Page News Olahraga Terupdate dan Terbaru ikuti update terbaru berita bola dari club ternama diseluruh dunia.

Take On Page Berita Olahraga

Take On Page News Olahraga Terupdate dan Terbaru ikuti update terbaru berita bola dari club ternama diseluruh dunia.

Uncategorized

PR Penting Untuk Timnas Indonesia U-17 Sebelum Lawan Brasil

PR Penting Untuk Timnas Indonesia U-17 Sebelum Lawan Brasil. Malam ini, Timnas Indonesia U-17 bakal menghadapi ujian terberat di Piala Dunia U-17 2025: laga kontra Brasil di Grup H. Digelar di Lapangan 7 Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, pukul 22.45 WIB, pertandingan ini jadi penentu nasib Garuda Muda untuk lolos ke 32 besar. Setelah kalah tipis dari Zambia di laga perdana, tim asuhan Nova Arianto kini butuh poin krusial melawan Seleção Sub-17 yang ganas, fresh dari kemenangan 7-0 atas Honduras. Bagi skuad muda Indonesia, ini bukan cuma soal taktik, tapi juga mental baja. PR utama? Perbaiki penyelesaian akhir yang mentah, rapikan pertahanan rapuh, dan bangun keberanian tanpa ragu. Nova tegas bilang, “Jangan takut sebelum bertanding; kita coba saja kemampuan kita.” Dengan pemain seperti Evandra Florasta yang jadi tumpuan, malam ini bisa jadi momen bersejarah atau pelajaran mahal—tapi yang pasti, semangat Garuda harus menyala penuh. REVIEW KOMIK

Latar Belakang Pertandingan dan Kondisi Grup H: PR Penting Untuk Timnas Indonesia U-17 Sebelum Lawan Brasil

Piala Dunia U-17 2025 di Qatar membawa cerita manis bagi Indonesia, yang lolos ke babak penyisihan untuk pertama kalinya sejak 2019. Di Grup H, tim ini berhadapan dengan raksasa: Brasil, Zambia, dan Honduras. Laga perdana lawan Zambia berakhir pahit dengan kekalahan, meski Indonesia sempat unggul lewat gol Florasta. Total 9 tembakan dilepas, tapi hanya satu yang bersarang—sisanya melenceng atau terhalau kiper lawan. Sementara itu, Brasil langsung gaspol: 7 gol ke gawang Honduras, dengan serangan balik cepat dan tembakan akurat yang bikin lawan kewalahan. Nova Arianto, pelatih berpengalaman yang bawa tim ini lolos kualifikasi, langsung evaluasi mendalam. “Kita harus move on cepat,” katanya pasca-laga Zambia. Kondisi grup kini ketat: Brasil memuncaki dengan tiga poin, sementara Indonesia dan Zambia sama-sama nol poin. Honduras, korban Brasil, jadi harapan terakhir di laga ketiga. Bagi Indonesia, menahan Brasil minimal seri bisa buka jalan lolos, tapi PR dasar adalah adaptasi cuaca Qatar yang panas dan jadwal padat. Pemain kunci seperti Fabio Azka Irawan di sisi kiri dan Putu Panji di gawang harus prima, karena satu kesalahan bisa fatal lawan tim Samba yang terkenal eksplosif.

Perbaikan Taktik: Finishing dan Pertahanan yang Rapuh: PR Penting Untuk Timnas Indonesia U-17 Sebelum Lawan Brasil

Taktik jadi kunci utama PR malam ini, terutama dua aspek krusial: finishing dan pertahanan. Di laga Zambia, lini depan Indonesia boros peluang—empat tembakan tepat sasaran tapi cuma satu gol. Nova sadar, lawan Brasil yang punya bek tangguh, peluang bakal langka. “Kita harus lebih tajam di kotak penalti,” tegasnya, menargetkan latihan ekstra soal one-on-one dan crossing akurat. Pemain seperti Florasta, yang cetak gol lawan Zambia, dituntut jadi finisher haus gol, bukan cuma kreator. Sementara itu, pertahanan lini belakang perlu dirapikan, khususnya sisi sayap kiri yang bolong lawan Zambia. Dua gol Zambia lahir dari umpan silang ke kotak penalti, termasuk sundulan Abel Nyirongo di menit 35 dan Lukonde Mwale di 41. Fabio Azka harus lebih sigap tutup ruang, sementara bek tengah belajar blok tembakan jarak jauh—seperti sepakan keras Nyirongo yang lolos kiper. Brasil, dengan skuad penuh talenta akademi top, suka eksploitasi sayap dan transisi cepat. Strategi Nova? Tetap pakai formasi dasar tanpa rombak besar, tapi tambah pressing tinggi di midfield untuk curi bola awal. Kontrol tengah juga PR serius: cegah tembakan luar kotak, karena Brasil unggul di situ—lihat saja pesta gol mereka lawan Honduras. Jika taktik ini jalan, Indonesia bisa bertahan dan balik serang efektif.

Mentalitas Pemain dan Maksimalisasi Set Pieces

Selain taktik, mental jadi PR tak kalah penting—Nova tekankan keberanian sebagai senjata utama. “Pemain harus pantang takut; kita coba saja sejauh kemampuan,” pesannya ke skuad. Lawan Brasil yang unggulan, banyak yang prediksi skor telak, tapi Nova ingatkan: ini Piala Dunia, di mana underdog sering bikin kejutan. Kepercayaan diri harus dibangun lewat visualisasi dan drill mental, terutama buat pemuda yang baru rasain tekanan global. Evandra Florasta dan kawan-kawan harus ambil pelajaran dari kekalahan Zambia: jangan panik saat tertinggal, tapi tetap tegas duel udara dan ground. Aspek lain yang bisa dieksploit? Set pieces. Lawan Zambia, Indonesia dapat 14 freekick—beberapa ciptakan peluang bagus. Nova ingin asah ini lebih dalam: tembakan bebas melengkung atau sundulan dari corner kick bisa jadi gol penyelamat. Brasil memang kuat di open play, tapi lemah di set play jika dieksekusi presisi. Fitness pemain juga dipantau ketat; rotasi minim untuk jaga stamina di cuaca gurun. Secara keseluruhan, mental baja plus set pieces tajam bisa ubah pertandingan dari pertahanan buta jadi serangan balik mematikan. Nova yakin, dengan semangat Garuda, anak muda ini bisa buktikan diri di panggung dunia.

Kesimpulan

PR penting Timnas Indonesia U-17 jelang lawan Brasil malam ini ringkas tapi mendalam: tajamkan finishing, rapikan pertahanan, kuatkan mental, dan maksimalkan set pieces. Dari latar grup yang ketat, evaluasi taktik Nova yang cerdas, hingga dorongan keberanian buat pemain, semuanya tunjukkan skuad ini siap tempur. Meski Brasil favorit, Garuda Muda punya cerita sendiri—dari lolos kualifikasi dramatis hingga pelajaran pahit Zambia. Malam di Al Rayyan bisa jadi titik balik: poin dicuri, atau modal berharga untuk laga Honduras. Yang pasti, Nova dan anak asuhnya takkan main aman; mereka datang untuk bertanding, bukan sekadar ikut. Bagi sepak bola Indonesia, ini inspirasi: usia muda bukan hambatan, tapi modal untuk bermimpi besar. Semoga peluit akhir nanti bawa senyum, dan Garuda terbang tinggi di Qatar.

 

BACA SELENGKAPNYA DI…