Klasemen Liga 1 Pekan 20 Masih Dikuasai Persib
Klasemen Liga 1 Pekan 20 Masih Dikuasai Persib. Pekan ke-20 BRI Liga 1 2025/2026 telah usai dan Persib Bandung masih kokoh memimpin klasemen sementara dengan 47 poin dari 20 pertandingan. Meski tidak bermain di pekan ini karena penundaan jadwal, Maung Bandung berhasil mempertahankan posisi teratas berkat keunggulan poin dan selisih gol yang lebih baik dibandingkan pesaing terdekat. Borneo FC berhasil kembali naik ke peringkat dua setelah meraih kemenangan penting, sementara Persija Jakarta terpeleset ke posisi tiga usai kekalahan telak di kandang sendiri. Klasemen tetap sangat ketat, dengan tim-tim papan atas dan papan bawah sama-sama menunjukkan perubahan signifikan setelah pekan penuh kejutan ini. BERITA TERKINI
Posisi Papan Atas yang Masih Ketat: Klasemen Liga 1 Pekan 20 Masih Dikuasai Persib
Persib Bandung tetap berada di puncak dengan 47 poin, unggul satu angka dari Borneo FC yang kini mengumpulkan 46 poin setelah kemenangan pekan lalu. Maung Bandung punya catatan konsisten sepanjang musim, dengan pertahanan yang sulit ditembus dan lini depan yang terus produktif. Meski absen di pekan ke-20, mereka tetap aman karena Borneo hanya berhasil mendekat satu poin saja.
Borneo FC berhasil merebut kembali posisi dua klasemen berkat kemenangan krusial di kandang. Pesut Etam tampil solid baik di lini belakang maupun serangan, menunjukkan bahwa mereka masih menjadi kandidat kuat juara musim ini. Persija Jakarta yang sebelumnya berada di posisi dua harus turun ke peringkat tiga dengan 41 poin setelah kalah 0-2 dari Arema FC di GBK. Kekalahan ini membuat jarak mereka dengan puncak semakin lebar, yaitu enam poin dari Persib dan lima poin dari Borneo. Malut United (37 poin) dan Persebaya Surabaya (35 poin) terus mengintai di belakang, membuat persaingan zona Liga Champions Asia semakin panas.
Perubahan di Papan Tengah dan Bawah: Klasemen Liga 1 Pekan 20 Masih Dikuasai Persib
Arema FC menjadi salah satu pemenang terbesar pekan ini. Kemenangan 2-0 atas Persija di kandang lawan membawa Singo Edan naik ke peringkat sembilan dengan 27 poin. Gabriel Silva Costa menjadi bintang dengan brace-nya, sementara pertahanan Arema tampil sangat disiplin. PSM Makassar juga bangkit setelah menang 2-1 atas PSBS Biak di Sleman. Tambahan tiga poin membuat Juku Eja bertahan di peringkat 13 dengan 23 poin, semakin menjauh dari zona degradasi.
Di papan bawah, Semen Padang meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang lewat penalti Diego Mauricio di injury time. Hasil itu membawa Kabau Sirah naik ke peringkat 16 dengan 15 poin, hanya terpaut dua poin dari zona aman. PSBS Biak dan Persita yang kalah pekan ini semakin tertekan di posisi 15 dan sekitarnya, sementara tim seperti Persis Solo dan Madura United masih berjuang keras untuk keluar dari zona merah. Pekan ini membuktikan bahwa tidak ada tim yang boleh meremehkan lawan, terutama di putaran kedua yang semakin menentukan.
Faktor Penentu dan Pandangan ke Depan
Konsistensi menjadi kunci utama di papan atas. Persib tetap diuntungkan oleh kedalaman skuad dan manajemen pertandingan yang baik, meski sempat kehilangan poin di beberapa laga sebelumnya. Borneo dan Persija punya kualitas pemain yang tidak kalah, tapi masalah penyelesaian akhir dan kesalahan transisi masih menjadi pekerjaan rumah. Di papan tengah, tim seperti Arema dan PSM mulai menemukan ritme setelah masa sulit, sementara Semen Padang menunjukkan mental juang tinggi dengan memanfaatkan momen krusial di akhir laga.
Pekan ke-21 yang akan dimulai Jumat, 13 Februari 2026, diprediksi akan semakin memanaskan persaingan. Bali United vs Persija menjadi laga besar yang bisa mengubah posisi tiga besar, sementara Arema vs Semen Padang dan PSM vs Dewa United juga berpotensi menentukan nasib tim di zona tengah hingga bawah. Setiap poin di sisa musim akan sangat berarti, dan klasemen bisa berubah drastis dalam beberapa pekan ke depan.
Kesimpulan
Persib Bandung masih memimpin klasemen Liga 1 pekan ke-20 dengan nyaman, tapi kejaran dari Borneo FC dan tekanan dari tim-tim lain membuat puncak tidak lagi terasa aman. Arema, PSM, dan Semen Padang menjadi bukti bahwa tim papan tengah dan bawah juga punya kekuatan untuk mengubah nasib mereka sendiri. Pekan lalu penuh drama, mulai dari kemenangan tandang mewah Arema hingga gol penentu di injury time Semen Padang. Liga 1 musim ini tetap sangat kompetitif, dan dengan sisa pertandingan yang masih banyak, siapa pun masih punya kesempatan untuk menulis cerita mereka sendiri. Yang pasti, sepak bola Indonesia terus menyuguhkan ketegangan hingga akhir musim.