Arsenal Puasa Trofi Berakhir dengan Final Carabao Cup
Arsenal Puasa Trofi Berakhir dengan Final Carabao Cup. Arsenal akhirnya mengakhiri puasa trofi mayor selama hampir enam tahun setelah berhasil lolos ke final Carabao Cup 2025/26. Kemenangan agregat 4-2 atas Chelsea di semifinal membawa The Gunners kembali ke Wembley untuk pertama kalinya sejak 2018. Meski trofi belum diraih, mencapai final kompetisi utama ini dianggap sebagai titik akhir puasa panjang sejak terakhir kali juara FA Cup 2020. Gol dramatis Kai Havertz di injury time leg kedua menjadi penentu krusial, dan Arsenal kini akan menghadapi Manchester City pada 22 Maret 2026 di final. BERITA TERKINI
Perjalanan ke Final: Arsenal Puasa Trofi Berakhir dengan Final Carabao Cup
Arsenal memulai perjalanan Carabao Cup musim ini dengan cukup mulus. Di babak awal, mereka menyingkirkan tim-tim Championship dan League One sebelum bertemu Chelsea di semifinal dua leg. Leg pertama di Stamford Bridge berakhir 3-2 untuk Arsenal berkat gol-gol dari Martin Zubimendi dan Viktor Gyokeres. Keunggulan satu gol itu dibawa ke leg kedua di Emirates Stadium pada 3 Februari 2026. Meski Chelsea mendominasi penguasaan bola di babak kedua, Arsenal bertahan disiplin dan memanfaatkan momen krusial di menit ke-97. Ini menjadi kemenangan agregat pertama Arsenal atas Chelsea di kompetisi piala domestik sejak beberapa musim terakhir.
Gol Dramatis Kai Havertz: Arsenal Puasa Trofi Berakhir dengan Final Carabao Cup
Pertandingan leg kedua berjalan ketat dengan skor 0-0 hingga masa injury time. Chelsea terus menekan untuk mencari gol penyama agregat, namun pertahanan Arsenal yang dipimpin William Saliba dan Gabriel berhasil menahan. Pada menit ke-97, Arsenal melancarkan serangan balik cepat. Leandro Trossard merebut bola dan memberikan umpan kepada Declan Rice, yang kemudian mengirim umpan tarik sempurna ke Kai Havertz. Mantan pemain Chelsea itu dengan tenang mengalahkan Robert Sanchez dan mencetak gol penentu. Gol tersebut sekaligus menjadi momen emosional bagi Havertz karena melawan mantan klubnya. Penampilan Rice di lini tengah juga sangat menonjol dengan energi tinggi dan distribusi akurat sepanjang laga.
Menghadapi Manchester City di Wembley
Final Carabao Cup akan mempertemukan Arsenal melawan Manchester City, yang lolos setelah mengalahkan Newcastle agregat 5-1. Ini akan menjadi pertemuan keempat Arsenal dan City di final piala domestik dalam lima tahun terakhir. City sebagai juara bertahan dua kali berturut-turut jelas favorit, namun Arsenal di bawah Mikel Arteta sedang dalam tren positif dengan posisi dua besar Premier League. Arteta kemungkinan akan mengandalkan kekuatan pertahanan solid dan serangan cepat melalui Bukayo Saka, Gabriel Martinelli, serta Gyokeres di depan. Final ini menjadi kesempatan besar bagi Arsenal untuk mengakhiri puasa trofi secara nyata setelah hanya mencapai final tanpa gelar di beberapa kesempatan sebelumnya.
Kesimpulan
Lolosnya Arsenal ke final Carabao Cup 2025/26 menjadi pencapaian penting yang mengakhiri puasa trofi mayor panjang The Gunners. Kemenangan agregat 4-2 atas Chelsea menunjukkan kedewasaan skuad Arteta dalam menangani tekanan laga besar. Meski trofi belum di tangan, mencapai final kompetisi domestik utama ini memberikan harapan besar bagi suporter yang sudah menunggu sejak 2020. Kini tantangan sesungguhnya adalah mengalahkan Manchester City di Wembley pada 22 Maret. Sukses di final ini akan menjadi trofi pertama Arteta bersama Arsenal dan menjadi momentum besar menuju target juara Premier League musim ini.