Bos AC Milan Tidak Ingin Bicarakan Scudetto
Bos AC Milan Tidak Ingin Bicarakan Scudetto. Awal tahun 2026 langsung menghangatkan persaingan Serie A, dengan AC Milan sementara memuncaki klasemen setelah kemenangan tipis atas Cagliari. Namun, pelatih Massimiliano Allegri tetap tegas menolak membahas peluang Scudetto. Ia berulang kali menyebut bahwa terlalu dini untuk bicara gelar juara, meski timnya hanya berjarak sedikit dari puncak dan berada dalam performa bagus dengan rekor tak terkalahkan panjang. REVIEW WISATA
Pernyataan Massimiliano Allegri: Bos AC Milan Tidak Ingin Bicarakan Scudetto
Massimiliano Allegri konsisten menghindari topik Scudetto dalam konferensi pers terbarunya. Ia menegaskan bahwa Inter dan Napoli adalah favorit utama berkat kontinuitas dan kesuksesan baru-baru ini. “Terlalu dini untuk bicara itu,” katanya usai laga, sambil menambahkan bahwa tim harus fokus pada langkah kecil demi kecil. Allegri lebih memilih menekankan pentingnya kembali ke Champions League sebagai target realistis, sambil mengakui ada ruang besar untuk perbaikan di banyak aspek permainan.
Posisi AC Milan di Klasemen: Bos AC Milan Tidak Ingin Bicarakan Scudetto
AC Milan saat ini berada di puncak dengan 38 poin, unggul dua angka dari Inter yang punya satu laga tertunda. Persaingan sangat ketat, hanya empat poin memisahkan lima tim teratas termasuk Napoli, Roma, dan Juventus. Rossoneri menunjukkan konsistensi tinggi dengan tak terkalahkan dalam 16 laga terakhir liga, termasuk kemenangan clean sheet baru-baru ini. Kontribusi pemain seperti Rafael Leão, Luka Modrić, dan Adrien Rabiot menjadi kunci, ditambah debut positif striker baru yang menambah opsi serangan.
Alasan di Balik Sikap Hati-Hati
Allegri dikenal dengan pendekatan pragmatis, menghindari tekanan berlebih yang bisa mengganggu fokus tim. Ia sering mengingatkan bahwa Scudetto biasanya diraih dengan poin tinggi, sekitar 82 hingga 86, dan musim masih panjang dengan banyak tantangan. Tanpa kompetisi Eropa, Milan punya keuntungan jadwal lebih longgar, tapi Allegri ingin tim tetap rendah hati. Sikap ini juga membantu mengalihkan sorotan dari Milanello, membiarkan Inter dan Napoli jadi pusat perhatian sebagai juara bertahan dan runner-up.
Kesimpulan
Massimiliano Allegri jelas tidak ingin tergesa membahas Scudetto meski AC Milan sedang di jalur positif dan memimpin klasemen sementara. Pendekatan hati-hati ini terbukti efektif sejauh ini, menjaga tim fokus pada performa pertandingan demi pertandingan. Persaingan Serie A musim ini sangat sengit, dan segalanya bisa berubah cepat. Yang pasti, Milan punya potensi besar, tapi Allegri memilih jalur aman: bekerja diam-diam sambil menunggu momen tepat di paruh kedua musim.